Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol, Bintang Pop Britney Spears Ditangkap Polisi

Bintang pop dunia Britney Spears dilaporkan ditangkap pihak kepolisian di California setelah kedapatan mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan. (Dok. Ist)

Faktapalembang.id, LIFESTYLE – Bintang pop dunia, Britney Spears, kembali menjadi pusat perhatian publik setelah dilaporkan mengalami insiden hukum di Amerika Serikat. Penyanyi berusia 44 tahun tersebut dikabarkan Britney Spears ditangkap oleh pihak berwenang atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau dalam kondisi mabuk (Driving Under the Influence/DUI).

Berdasarkan laporan dari majalah People pada Kamis (5/3/2026) waktu setempat, insiden tersebut terjadi di kawasan Ventura County, California. Petugas keamanan menghentikan kendaraan Spears pada Rabu (4/3/2026) malam setelah menerima laporan mengenai cara mengemudi yang membahayakan. Kantor Sheriff Ventura County telah memberikan konfirmasi resmi terkait penangkapan sang diva pop tersebut.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa prosedur yang diterapkan adalah cite and release. Melalui prosedur ini, Spears diizinkan pulang dan dibebaskan pada Kamis pagi setelah menerima surat panggilan resmi untuk persidangan tanpa perlu menjalani masa penahanan di sel. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Britney Spears wajib hadir di pengadilan pada 4 Mei mendatang untuk menghadapi tuntutan hukum terkait pelanggaran lalu lintas tersebut.

Informasi mengenai detail penangkapan juga diperkuat oleh keterangan California Highway Patrol (CHP) wilayah Moorpark. Dalam keterangan resminya, petugas informasi publik menyebutkan bahwa sebuah mobil BMW 430i berwarna hitam awalnya dilaporkan karena melaju tidak stabil dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut.

“Pengemudi tunggal, Ms. Spears, menunjukkan tanda-tanda gangguan dan menjalani serangkaian tes kesadaran di lapangan,” demikian bunyi pernyataan resmi dari otoritas penegak hukum setempat.

Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan bahwa Spears diduga melanggar Pasal 23152(g) dari California Vehicle Code. Pasal tersebut mengatur larangan mengemudi di bawah pengaruh kombinasi obat-obatan dan alkohol. Kabar mengenai Britney Spears ditangkap ini langsung memicu reaksi dari tim manajemen dan perwakilan sang artis.

Pihak perwakilan Britney Spears menyatakan bahwa pelantun lagu “Toxic” tersebut merasa sangat terpukul dan emosional setelah kejadian itu. Mereka mengakui bahwa insiden tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan dan sangat disayangkan terjadi di tengah upaya Spears menata hidupnya.

“Britney sangat emosional dan menyesal. Ini adalah insiden yang sangat disayangkan dan sama sekali tidak dapat dibenarkan. Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan semoga ini menjadi langkah pertama menuju perubahan yang sudah lama dibutuhkan dalam hidupnya,” ungkap perwakilan resmi Spears.

Saat ini, orang-orang terdekat Spears disebut tengah menyusun rencana matang untuk memberikan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan demi kesejahteraannya. Selain itu, kedua putra Spears juga dijadwalkan akan segera menghabiskan waktu bersama ibunya dalam waktu dekat untuk memberikan dukungan moral di masa sulit ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *