Mendes PDT Yandri Susanto Optimis Turnamen Esports Desa Nasional 2026 Lahirkan Atlet Berkelas

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Grand Final Turnamen Esports Desa Nasional 2026. (Dok. Ist)

Faktapalembang.id, NASIONAL – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menghadiri Grand Final Turnamen Esports Desa Nasional 2026 pada Selasa. Dalam kesempatan tersebut, Yandri menyampaikan optimismenya bahwa ajang ini mampu mencetak talenta-talenta berbakat dari desa yang dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Yandri menilai bahwa potensi pemuda di desa tidak boleh dipandang sebelah mata. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembuktian bagi para atlet elektronik daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Insya Allah, dari lomba Esports Desa ini akan lahir para pemain-pemain tangguh, para petarung-petarung hebat, sehingga bisa membanggakan desanya, membanggakan kabupatennya, provinsinya, dan pada akhirnya bisa membanggakan Republik Indonesia,” kata Mendes Yandri saat dipantau secara daring di Jakarta.

Potensi Ekonomi Industri Esports

Selain aspek prestasi, Mendes Yandri juga menyoroti potensi ekonomi yang menjanjikan dari industri olahraga elektronik ini. Sebelumnya, Direktur Jenderal PPDT Kemendes PDT, Samsul Widodo, mengungkapkan data bahwa nilai transfer seorang pemain esports profesional dapat menyentuh angka Rp50 miliar.

Fakta tersebut menjadi dorongan bagi Kemendes PDT untuk mengarahkan bakat generasi muda desa ke jalur yang produktif melalui Turnamen Esports Desa Nasional 2026.

“Tadi saya kaget, ternyata ada transfer pemain ekspor yang bernilai 50 miliar rupiah. Artinya, industri ini sangat menjanjikan dan memang harus kita arahkan kepada hal-hal yang positif,” ujar Mendes Yandri.

Peluncuran Bus Esports Desa

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang jatuh pada 15 Januari mendatang. Sebagai bentuk dukungan fasilitas, Mendes Yandri sebelumnya telah melepas Bus Esports Desa di halaman Kantor Kemendes PDT, Jakarta.

Bus khusus ini dirancang untuk mewadahi kreativitas gamer asal desa agar dapat bermain secara kompetitif dengan perangkat yang memadai, termasuk fasilitas podcast. Bus tersebut dijadwalkan melakukan perjalanan menuju Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dan akan singgah di desa-desa yang dilalui rute perjalanan.

Mendes Yandri menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memfasilitasi hobi generasi muda agar tidak melenceng ke arah negatif. Menurutnya, game online jika dikelola dengan baik dapat melatih kemampuan menyusun strategi dan berpikir kreatif.

“Game online itu kalau diarahkan ke hal yang positif, ya positif. Tapi kalau tidak diarahkan ke hal yang positif bisa jadi negatif. Kita hadir di Kementerian Desa dan dirangkaikan dengan Hari Desa Nasional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *